100 Guru Se-Kabupaten Tabalong Ikuti Pelatihan TIK

Melalui Balai Pelatihan BTIKP Provinsi Kalimantan Selatan Menugaskan Beberapa Instruksi yang dipilih untuk memfasilitasi Pelatihan TIK 100 guru SD/SM
Bahyudinnor.Com-Pendidikan merupakan hal yang penting dalam membangun peradaban bangsa. Pendidikan adalah satu-satunya aset untuk membangun sumber daya manusia yang berkualitas. Lewat pendidikan yang bermutu, bangsa dan negara akan terjunjung tinggi martabat di mata dunia. Diperlukan model pendidikan yang tidak hanya mampu menjadikan peserta didik cerdas dalam teoritical science (teori ilmu), tetapi juga cerdas practical science (praktik ilmu).
Oleh karenanya diperlukan strategi bagaimana pendidikan bisa menjadi sarana untuk membuka pola pikir peserta didik bahwa ilmu yang mereka pelajari memiliki kebermaknaan untuk hidup sehingga ilmu tersebut mampu mengubah sikap, pengetahuan, dan keterampilan menjadi lebih baik.

Diperlukan inovasi dan kreasi pembelajaran untuk penguasaan terhadap materi yang dikelola dan ditampilkan secara profesional, dari hati dan tanpa paksaan, logis dan menyenangkan serta dipadukan dengan pendekatan personal-emosional terhadap peserta didik akan menjadikan proses pembelajaran yang ingin dicapai terwujud. Selain itu pembelajaran juga harus dibuat bervariasi dengan menciptakan suatu metode pembelajaran yang baru atau dengan kata lain inovasi. Terlebih lagi disaat masa Pandemi seperti saat ini.

Melalui Balai Pelatihan BTIKP Provinsi Kalimantan Selatan Menugaskan  Beberapa Instruksi yang dipilih untuk memfasilitasi Pelatihan TIK 100 guru SD/SMP/SMK sekabupaten Tabalong Melalui Aplikasi Zoom dari Portal Basaruan.id
Kegiatan pelatihan serentak dilaksanakan setiap Kabupaten SE Provinsi Kalimantan Selatan Selama 3 hari dimulai pada hari Kamis, 19 November 2020 yang bertempat di SMA Negeri 2 Tanjung. Adapun materi pelajaran TIK Berupa pemanfaatan LMS Google Classroom dan Pembuatan Video Pembelajaran.

Sistematika Pendaftaran melalui Link yang disebarkan melalui WhatsApp group, mereka yang ikut disyaratkan yang tidak tau atau belum terlalu menguasai pemanfaatan TIK berupa Pemanfaatan LMS Google Classroom dan Pembuatan Video Pembelajaran. Selain diberi materi pelatihan, peserta juga diberi flashdisk dan APD seperti masker dan Hand Sanitizer.
Dari kegiatan tersebut peserta dapat langsung menggunakan dan memanfaatkan TIK terbukti adanya output berupa Video Pelajaran sebagai hasil dari pelatihan.