Vaksin Covid-19 Sinovac Sudah Bisa Didistribusikan ke sejumlah daerah di Pertengahan Januari 2021

BPOM, justru mengeluarkan pernyataan yang mengejutkan menurut ketua BPOM Penny Lukito vaksin covid Sinovac belum boleh disuntikan.
Bahyudinnor.Com - Pemirsa di saat Vaksin Covid-19 Sinovac sudah bisa didistribusikan ke sejumlah daerah, Namun pihak badan pengawas obat dan makanan atau BPOM, justru mengeluarkan pernyataan yang mengejutkan menurut ketua BPOM Penny Lukito vaksin covid Sinovac belum boleh disuntikan kepada masyarakat padahal pemerintah sudah menargetkan bahwa pemberian vaksin akan dilakukan sekitar pertengahan bulan Januari 2021.
Alasan vaksin covid-19 Sinova belum digunakan menurut ketua badan pengawas obat dan makanan atau BPOM Penny Lukito lantaran vaksin asal China tersebut masih belum mengantongi izin penggunaan darurat atau EUA.

Untuk itu proses penyuntikan vaksin cover nanti hanya boleh dilakukan jika sudah mendapatkan EUA. Sampai waktu ini Pihak BPOM sendiri akan terus melakukan uji klinis terakit Vaksin Virus-19 Sinovac di Bandung Jawa Barat. Bukan hanya itu saja, pihak BPOM pun akan selalu mengkaji secara lebih mendalam berbagai hal yang berhubungan dengan vaksin Corona termasuk data dari berbagai negara terkait uji klinis anti-virus SARS dan juga Covid-19.

Saat ini Badan POM masih menunggu penyelesaian analisis data uji klinik fase 3 di Bandung untuk mengkonfirmasi khasiat atau efikasi vaksin Corona Pack, data-data tersebut diperlukan dalam rangka penerbitan persetujuan penggunaan darurat atau Emergency Use Authorisation, EUA. Tentunya data uji klinik di negara lain seperti Brazil dan di Turki juga menjadi dasar persetujuan pembelian EUA., Ucap Dr. Lucia Rizka Andalusia Selaku Direktur Registrasi Obat BPOM.

Vaksin Covid-19 di Indonesia memang tidak semudah yang dibayangkan, tidak hanya prosesnya yang memakan waktu cukup panjang tetapi juga penggunaannya pun tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Setidaknya jika menilik dari rekomendasi yang pernah disampaikan pihak pengurus besar perhimpunan dokter spesialis penyakit dalam Indonesia. Tidak semua orang bisa disuntikkan vaksin covid-19 mereka yang memiliki penyakit penyerta atau komorbid papdi tidak merekomendasikan untuk disuntik vaksin Corona.
Berikut ini adalah daftar penderita penyakit komorbid yang tidak bisa atau belum layak diberikan vaksin covid;
1. Penyakit autoimun sistemik
2. Syndrome hyper Ige
3. infeksi akut
4. Penyakit ginjal kronis atau PKG non dialisis, PKG dialisis dan Transplantasi ginjal
5. Hipertensi atau tekanan darah tinggi
6. Gagal jantung
7. Penyakit jantung koroner
8. Rematik autoimun
9. Penyakit gastrointestinal
10. Hipertiroid
11. Kanker
12. Pasien hematologi ongkologi

Sementara itu meskipun vaksin Sinovac belum mendapatkan rekomendasi dari BPOM untuk disuntikkan, namun pemerintah sudah melakukan distribusi vaksin tersebut ke sejumlah daerah pada Senin kemarin beberapa daerah yang sudah menerima vaksin Sinovac diantaranya Surabaya, Lampung dan juga Palembang

Sumber: Jakarta Tim Liputan Inews