Harga Bitcoin Terus Melonjak Naik Jadi Ratusan Juta | Ini Ceritanya

Bitcoin
BAHYUDINNOR.COM Halo semuanya ketemu lagi sama saya Bahyudin Nor. Selamat datang di Blog membicarakan uang. Kali ini saya mau membahas topik yang sering banget direquest tentang Cryptocurrency yang paling populer yaitu Bitcoin. Mungkin sebagian dari kamu pernah denger nih kalau harga Bitcoin itu sempet naik gila-gilaan selama sepuluh tahun terakhir padahal Pas awal mulai diedarkan harga 1 Bitcoin itu tidak sampai Rp100 pokoknya murah banget deh seolah itu tidak ada nilainya.

Tapi Seiring berjalannya waktu harga Bitcoin itu terus melonjak dari beberapa puluh rupiah menjadi beberapa ratus rupiah dan naik lagi sampai beberapa ribu rupiah sampai harganya itu tembus jutaan rupiah dan pada puncaknya di tanggal 16-12-2017 satu Bitcoin itu sempet nyentuh harga 260 juta rupiah. Woow...

Coba kamu bayangkan deh 1 Bitcoin yang tadinya dihargai kurang dari Rp100 naik jadi Rp260 juta dalam waktu 7 tahun. Makanya banyak orang yang menyesal nih Coba aja dulu membeli Bitcoin pas harganya masih murah. Hehehehe…….

Mereka yang membeli dan tetap menyimpan Bitcoin pasti sudah jadi milyader atau bahkan triliuner tapi disisi lain ada banyak juga nih Orang yang jatuh bangkrut gara-gara Bitcoin. 

Kebanyakan mereka yang bangkrut itu adalah mereka yang ikut-ikutan membeli Bitcoin pas harganya itu sudah tinggi banget. Karena tergiur sama kenaikan harga Bitcoin yang fantastis. Mereka itu cuma berspekulasi kalau harganya itu bakalan terus naik tapi tidak paham apa itu Bitcoin?

Nah mereka itu panik melihat fluktuasi harga yang naik turun secara drastis dan akhirnya terpaksa jual Bitcoin mereka di harga yang jauh lebih murah dibanding harga membeli dan mengalami kerugian yang parah. Sampai sekarang masih banyak orang yang membicarakan Bitcoin tapi sebatas tentang kenaikan dan penurunan harganya yang tinggi banget.

Jarang banget nih ada yang benar-benar paham apa itu Cryptocurrency secara umum dan khususnya Bitcoin?
Nah makanya di postingan kali ini saya tidak akan membahas tentang fluktuasi harga Bitcoin tetapi Saya mau membahas tentang gimana sih sejarah Bitcoin? Sebetulnya apa sih tujuan pembuatan Bitcoin? apa sih fungsinya? dan Apa kelebihan serta kekurangannya?

Apa itu Cryptocurrency?

Sesuai Namanya, Cryptocurrency itu adalah bentuk simpanan digital yang proses transfernya itu menggunakan teknik kriptografi atau sandi rahasia. Peredaran Cryptocurrency itu tidak dikendalikan oleh 1 lembaga seperti Bank Sentral ataupun perusahaan tertentu, melainkan dengan server yang terpencar-pencar yang sifatnya terdesentralisasi. 

Untuk Apa Membuat Cryptocurrency?

Sebetulnya untuk apa sih bikin Cryptocurrency? Emang ada yang salah ya sama sistem uang digital tradisional?
Nah para penggagas awal Cryptocurrency ini punya pemikiran kalau perputaran uang dalam ekonomi itu harusnya bisa dilsayain setiap orang secara independen tanpa harus melalui pihak ketiga yang jadi perantara seperti bank atau perusahaan penyedia dompet digital dan proses penerbitannya pun gak dimonopoli oleh satu institusi seperti Bank Sentral karena nih kalau ada pihak ketiga yang jadi perantara proses transaksi ekonomi yang terjadi itu dimonitor dengan ketat. 

Distribusi dan Peredaran uang juga di kendali in pakai suku bunga dan proses penerbitan uangnya dimonopoli sama Bank Sentral. Gak cuma itu aja layanan penyimpanan atau proses transfer pun dikenai biaya yang lumayan mahal sama pihak bank.

Nah Cryptocurrency ini itu hadir dan menawarkan solusi setiap orang itu bisa menyelesaikan proses transaksi ekonomi secara independen pakai sistem yang tidak bisa dikendalikan oleh siapapun tapi punya jaringan yang bisa mendokumentasikan setiap transaksi secara otomatis tanpa harus ada institusi yang lola. Wah menarik banget ya idenya!!!~

Peluncuran Pertama Cryptocurrency

Sebetulnya gagasan awal Cryptocurrency ini itu sudah ada sejak tahun 1998, Tapi saat itu secara teknis sistem ini itu belum bisa diimplementasikan karena kalau tidak ada pihaknya mencatat setiap transaksi setiap orang itu jadi bisa menduplikasi uang digital sebanyak mungkin. Masalah itu akhirnya di selesaikan di tahun 2008 sama orang yang misterius banget dan pakai nama samaran Satoshi Nakamoto dengan paket teknologi Blokchain.

Dibulan Januari tahun 2009 konsep Cryptocurrency dengan teknologi Blokchain itu diluncurkan untuk pertama kalinya dan dikasih nama Bitcoin. Bisa dibilang nih Bitcoin ini adalah Cryptocurrency pertama yang sukses dibuat.
Terus bagimana ceritanya Bitcoin itu bisa terdistribusi ke banyak orang dan setiap orang itu bisa saling bertransaksi pakai Bitcoin.

Blockchain: Teknologi di Balik Bitcoin

Bitcoin itu harus punya jaringan tapi jaringan itu itu tidak boleh terpusat di satu server gak boleh dikelola sama satu perusahaan dan gak boleh ada yang mengendalikan. Emang kenapa sih Bitcoin gak boleh ada yang mengendalikan? Karena kalau Bitcoin itu bisa dikendalikan oleh satu pihak ujung-ujungnya sama aja seperti mata uang digital saat ini yang dikendalikan sama Bank Sentral ataupun oleh server perusahaan tertentu.

Terus caranya gimana dong?

Caranya adalah dengan bikin banyak komputer rumahan di seluruh dunia Jadi server yang terpencar-pencar dan berfungsi buat nyimpen merekam dan mengkonfirmasi seluruh data transaksi Bitcoin.
Para penggagas awal Bitcoin seperti Satoshi Nakamoto, Hal Finney, Gavin Andresen dan kawan-kawan itu mulai mempopulerkan Konsep ini dengan cara ngebujuk temen-temennya buat jadi server-server Bitcoin.

Gimana sih caranya supaya sebuah komputer bisa jadi server Bitcoin?

Komputer itu itu itu gasin buat nyelesaiin sandi matematika di jaringan Blockchain. Kalau komputer itu bisa nyelesaiin sandi matematika tersebut. Komputer tersebut itu bakalan dapat hadiah berupa Bitcoin. Selain itu komputer tersebut juga bakal berfungsi sebagai server diantara banyak jaringan server lainnya yang bertugas buat ngerekam dan mengkonfirmasi proses transfer Bitcoin di seluruh dunia.
Itu sebabnya nih Kenapa jaringan inti dinamain Blockchain dan orang-orang yang Operation komputer itu sering disebut sebagai Bitcoin miner atau penambang Bitcoin. Dengan adanya jaringan server yang terpencar-pencar atau Blockchain transaksi Bitcoin itu bisa dilsayain secara independen tanpa harus melalui perantara bank atau perusahaan tertentu.

Ini nih nilai jual fungsional dari dikau sendiri misalnya kamu mau transfer uang dari Indonesia ke negara lain. Kamu itu bisa transfer uang lewat bank atau institusi keuangan tertentu dan bayar biaya layanan proses transfernya itu makan waktu beberapa jam atau bahkan beberapa hari kerja belum lagi nih diperluin kehadiran institusi keuangan dari pihak pengirim maupun pihak penerima di lokasi geografis masing-masing.

Dengan Cryptocurrency semua orang itu bisa ngelsayain transfer dari seluruh dunia cuma dalam waktu beberapa menit doang tanpa perlu ada perantara sama sekali karena yang lsayain verifikasi transfernya itu adalah jaringan Blockchain yang terpencar-pencar di seluruh dunia.

Bedanya Cryptocurrency dengan Uang Konvensional

Nah di tabel ini kamu bisa melihat perbedaan Cryptocurrency dengan Mata Uang Digital Tradisional lainnya. Sayangnya penggunaan Cryptocurrency ini itu banyak berbenturan sama hukum jadi ada banyak persepsi negatif terkait Cryptocurrency khususnya Bitcoin.
Di fase awal Bitcoin itu sempat populer dan dipakai sebagai mata uang dark.web bulan saksi barang-barang ilegal dan juga sebagai instrumen donasi ke wikileaks sebuah media yang nyebarin informasi rahasia pemerintah makanya Satoshi itu pernah bilang seperti gini di forum kriptografi sebelum akhirnya dia ngilang dan tidak ada yang tahu identitasnya sampai sekarang. Terlepas dari itu penggunaan Bitcoin itu Terus naik dengan fantastis sejak Maret 2010 ketika Bitcoin market.com itu mulai beroperasi sebagai Bitcoin exchange pertama di dunia.

Dibulan Mei 2010 Laszalo Hanyecz seorang programmer dan penggiat kriptografi buat pertama kalinya ngelsayain transaksi konsumsi pakai Bitcoin. Dia itu minta member di sebuah forum buat membeliin sepotong Pizza dan dia bayar orang tersebut sebesar 10.000 Bitcoin. Saat itu satu Bitcoin itu kira-kira sekitar Rp50 saja dan harga 2 box Pizza itu setara 500.000 Rupiah. Tapi saat postingan ini dibuat nilai dari 1 Bitcoin itu setara dengan Rp880juta. Bayangkan deh kenaikan harga Bitcoin Sejak pertama kali beredar sudah jutaan persen.


Kenapa Harga Bitcoin Bisa Mahal?

Mungkin kamu penasaran Apa sih yang bikin harga Bitcoin naik tinggi banget? Sesuai hukum ekonomi kenaikan harga sebuah entitas selalu disebabkan sama dua hal pertama banyaknya permintaan terhadap entitas tersebut, kedua keterbatasan atau kelangkaan dari entitas tersebut.
Dari sisi kelangkaan Satoshi Nakamoto dan para programmer awal Bitcoin ngebatasin jumlah Bitcoin maksimal 21 juta unit Bitcoin dan jumlah tersebut itu baru akan tercapai di tahun 2140. Jadi bisa dibilang jumlah Bitcoin itu terbatas dan tidak ada seorangpun yang bisa memproduksi lebih dari jumlah tersebut.

Dari sisi permintaan penggunaan Bitcoin itu mulai sebagai mata uang dan komoditas yang diperjualmembelikan di Bursa Cryptocurrency dengan volume transaksi yang terus naik dari tahun ketahun. Kamu perlu tahu juga nih salah satu kelemahan Bitcoin itu adalah fluktuasi nilainya yang sangat agresif.

Bayangkan deh setelah Bitcoin nyenitu harga tertingginya di Juni 2011 diangkat 30 dollar harganya itu turun 93 persen sampai 2 dollar di Desember 2011.

Begitu juga ketika Bitcoin nyenitu harga 1200 dollar di November 2013 harganya itu turun 83 persen jadi 200 dollar di bulan Maret 2015 dan waktu harga Bitcoin penyenitu rekor tertingginya di 19.000 dolar di akhir tahun 2017 harganya itu sempet turun 84 persen jadi tiga ribu dollar di desember 2018.

Makanya terlepas dari banyak cerita manis yang kita dengar dari Para investor dan penambang Bitcoin dan gak jarang juga kita dengar berita buruk dari banyak orang yang mengalami kerugian parah bahkan bangkrut gara-gara berspekulasi saat melsayakan transaksi jual-membeli Cryptocurrency, karena fluktuasi harga yang tinggi ini ga jarang juga pelsaya pasar modal dan trader Forex di seluruh dunia ikut berpartisipasi dalam perdagangan Cryptocurrency buat dapetin keuntungan berupa Capital Gain.

Di Indonesia sendiri nih Bitcoin itu berstatus sebagai komoditas aset digital yang bisa diperjualmembelikan, tapi belum dipercaya sebagai alat pembayaran yang sah. Sampai saat ini sudah ada banyak platform yang bisa dipakai buat membeli dan jual Bitcoin di Indonesia pakai mata uang Rupiah.

Masa Depan Bitcoin dan Cryptocurrency Lainnya

Kalau ada yang bertanya bagaimana masa depan Bitcoin atau Cryptocurrency yang lain seperti EtheriumBitcoin Cash, Litecoin dan lain-lain? Kita tidak akan pernah tahu apa yang bakal terjadi di masa depan sejauh mana sih atau Karena sini bisa diterima oleh publik dan penggunaannya bisa semakin aktif atau malah Cryptocurrency itu ternyata cuma sebatas pada komoditas digital yang diperjualmembelikan dan harganya itu bakalan terus berfluktuasi berdasarkan spekulasi doang.

Satoshi sendiri itu pernah bilang "I'm sure that in two years There will ever be very last translation for you on now for you".

Nah pada saat kamu postingan ini di masa depan Berapa sih harga Bitcoin saat itu? Tulisa dikolom komentar Ya!!!! Apa Bitcoin bisa nembus rekor tertingginya di harga 260 juta rupiah atau malah harganya jaitu sampai tidak bernilai lagi?

Oke segitu aja pemmembahasan kali ini tentang Cryptocurrency khususnya Bitcoin.Buat kamu yang tertarik sama topik Seputar Dunia keuangan ekonomi dan investasi kamu bisa berlanmgganan blog ini buat dapetin konten-konten terbaik dari kami. Sampai ketemu lagi di postingan selanjutnya tetap di blog membicarakan uang karena membicarakan uang gak ada abisnya.