Di era kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), pekerjaan guru tidak lagi harus dimulai dari halaman kosong. Berbagai platform AI seperti ChatGPT dapat membantu menyusun modul ajar, membuat soal HOTS, menyusun rubrik penilaian, hingga menyiapkan materi presentasi hanya dengan menggunakan prompt yang tepat.

Dengan memanfaatkan AI secara bijak, guru dapat menghemat waktu administrasi sehingga memiliki lebih banyak kesempatan untuk fokus pada proses pembelajaran dan pendampingan siswa.
Pada artikel ini, Anda akan menemukan 7 prompt AI siap pakai yang dapat langsung digunakan dan dimodifikasi sesuai kebutuhan mata pelajaran maupun jenjang pendidikan.
Mengapa Guru Perlu Menggunakan AI?
Teknologi AI bukan untuk menggantikan guru, tetapi menjadi asisten digital yang membantu pekerjaan administratif dan penyusunan perangkat pembelajaran.
Beberapa manfaat menggunakan AI dalam dunia pendidikan antara lain:
Menghemat waktu pembuatan perangkat ajar.
Mempermudah penyusunan soal sesuai level siswa.
Membantu membuat materi yang lebih menarik.
Menghasilkan ide pembelajaran yang kreatif.
Mempercepat penyusunan dokumen pembelajaran.
Prompt 1 – Membuat Modul Ajar
Modul ajar merupakan salah satu perangkat pembelajaran yang cukup memakan waktu. Dengan AI, guru dapat membuat draft modul hanya dalam beberapa menit.
Prompt
Buatkan saya modul ajar tentang [Topik] untuk siswa kelas [Kelas]. Sertakan tujuan pembelajaran, materi pembelajaran, langkah-langkah kegiatan pembelajaran, media pembelajaran, asesmen, dan latihan soal.
Contoh
Buatkan saya modul ajar tentang Pecahan untuk siswa kelas V SD.
AI biasanya akan menghasilkan:
Tujuan Pembelajaran
Alur Pembelajaran
Materi
Aktivitas Siswa
Penilaian
LKPD
Refleksi
Prompt 2 – Membuat Soal HOTS
Soal HOTS (Higher Order Thinking Skills) bertujuan melatih kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa.
Prompt
Buatkan 5 soal HOTS tentang [Topik] untuk kelas [Kelas] dengan jawaban terbuka, indikator soal, level kognitif, serta kunci jawaban dan rubrik penilaiannya.
Contoh
Buatkan 5 soal HOTS tentang perubahan iklim untuk kelas VIII SMP.
AI dapat menghasilkan soal yang menuntut siswa untuk:
Menganalisis
Mengevaluasi
Memberikan solusi
Membandingkan
Menyimpulkan
Prompt 3 – Membuat Rubrik Penilaian
Rubrik penilaian membantu guru melakukan penilaian secara objektif.
Prompt
Buatkan rubrik penilaian untuk tugas [Jenis Tugas] menggunakan skala 1–5 dengan kriteria pemahaman, kreativitas, kelengkapan, tata bahasa, presentasi, dan sikap.
Contoh
Untuk tugas presentasi kelompok, AI dapat membuat tabel penilaian lengkap beserta deskripsi setiap skor.
Misalnya:
Skor 1 = Sangat Kurang
Skor 2 = Kurang
Skor 3 = Cukup
Skor 4 = Baik
Skor 5 = Sangat Baik
Prompt 4 – Membuat Kisi-Kisi Ujian
Menyusun kisi-kisi menjadi lebih cepat dengan bantuan AI.
Prompt
Buatkan kisi-kisi ujian mata pelajaran [Pelajaran] kelas [Kelas] yang memuat topik, subtopik, indikator, bentuk soal, jumlah soal, dan bobot penilaian.
Hasil yang dapat diperoleh
AI dapat menyusun tabel berisi:
Topik
Subtopik
Indikator
Bentuk soal
Jumlah soal
Persentase bobot
Format ini dapat langsung disesuaikan dengan kebutuhan sekolah.
Prompt 5 – Membuat Catatan Rapor
Menulis catatan rapor sering kali membutuhkan kalimat yang positif dan membangun.
Prompt
Buatkan catatan wali kelas untuk rapor siswa bernama [Nama Siswa] yang baru saja naik kelas. Gunakan bahasa yang positif, memotivasi, dan memberikan saran pengembangan diri.
Contoh hasil
AI dapat menghasilkan catatan seperti:
Apresiasi terhadap perkembangan siswa.
Motivasi untuk meningkatkan prestasi.
Saran menjaga sikap dan kedisiplinan.
Harapan untuk jenjang berikutnya.
Semua dapat disesuaikan dengan karakter masing-masing siswa.
Prompt 6 – Membuat Ide Kegiatan Kokurikuler
AI juga dapat menjadi sumber inspirasi berbagai proyek pembelajaran berbasis kehidupan nyata.
Prompt
Buatkan ide kegiatan kokurikuler bertema [Topik] yang relevan dengan kehidupan sehari-hari siswa. Sertakan tujuan, langkah kegiatan, alat dan bahan, hasil akhir proyek, serta manfaat bagi siswa.
Contoh tema
Peduli Lingkungan
Literasi Digital
Gaya Hidup Sehat
Kewirausahaan
Pengelolaan Sampah
Proyek P5
AI akan memberikan ide proyek yang mudah diterapkan di sekolah.
Prompt 7 – Membuat Materi Presentasi
Guru tidak perlu lagi membuat slide satu per satu.
Prompt
Buatkan materi presentasi tentang [Topik] untuk siswa kelas [Kelas] sebanyak 10 slide. Sertakan judul slide, isi utama, contoh, ilustrasi yang disarankan, dan ide grafik atau diagram.
Struktur presentasi yang dapat dihasilkan
Judul
Pendahuluan
Pengertian
Konsep Utama
Tahapan
Contoh
Data atau Grafik
Manfaat
Kesimpulan
Penutup
Struktur ini dapat langsung dipindahkan ke PowerPoint, Google Slides, Canva, atau aplikasi presentasi lainnya.
Tips Agar Hasil AI Lebih Berkualitas
Agar jawaban AI semakin relevan, berikan informasi yang spesifik pada prompt, seperti:
Jenjang pendidikan
Mata pelajaran
Fase atau kelas
Kurikulum yang digunakan
Tujuan pembelajaran
Jumlah soal atau slide
Format keluaran (tabel, poin, narasi, atau dokumen)
Semakin detail instruksi yang diberikan, semakin baik pula hasil yang dihasilkan AI.
AI Adalah Asisten, Bukan Pengganti Guru
Walaupun AI mampu menghasilkan berbagai perangkat pembelajaran dengan cepat, guru tetap memiliki peran utama dalam:
Memastikan materi sesuai kurikulum.
Menyesuaikan dengan karakteristik peserta didik.
Melakukan validasi isi.
Menambahkan pengalaman belajar yang bermakna.
Memberikan sentuhan pedagogis yang tidak dapat digantikan teknologi.
Gunakan AI sebagai alat bantu untuk meningkatkan produktivitas, bukan sebagai pengganti profesionalisme guru.
Penutup
Pemanfaatan AI dalam pendidikan membuka peluang besar bagi guru untuk bekerja lebih efektif dan kreatif. Dengan tujuh prompt di atas, Anda dapat menyusun modul ajar, membuat soal HOTS, menyusun rubrik penilaian, membuat kisi-kisi ujian, menulis catatan rapor, merancang kegiatan kokurikuler, hingga menghasilkan materi presentasi hanya dalam hitungan menit.
Simpan daftar prompt ini sebagai referensi, sesuaikan dengan kebutuhan pembelajaran, dan eksplorasi berbagai kemungkinan yang ditawarkan AI untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik, efisien, dan bermakna bagi siswa.