Membuat materi pembelajaran visual sering kali membutuhkan waktu yang tidak sedikit. Guru harus menentukan konsep, menyusun informasi, memilih b

Bentuk diagram, membuat ilustrasi, hingga memastikan materi tetap mudah dipahami siswa.
Kabar baiknya, AI dapat membantu mempercepat proses tersebut. Salah satu caranya adalah menggunakan shorthand prompt atau pola perintah singkat yang membantu AI memahami bentuk visual yang kita inginkan.
Dalam artikel ini, kita akan membahas 20 “kode rahasia” prompt untuk guru yang dapat digunakan untuk membuat mind map, diagram, worksheet, timeline, infografis, dan berbagai materi visual lainnya.
Catatan penting: kode seperti
/mindmap,/anatomy,/flowchart, dan kode lainnya bukan command resmi atau fitur universal ChatGPT. Kode tersebut merupakan pola atau shorthand prompt yang dapat kita gunakan untuk membuat instruksi kepada AI menjadi lebih terarah.
Jadi, kode ini sebaiknya dipandang sebagai shortcut dalam menyusun prompt, bukan perintah khusus yang wajib dikenali oleh semua AI.
🎯 20 Kode Prompt Visual yang Bisa Dicoba Guru
1. /mindmap — Membuat Peta Konsep
Gunakan untuk menghubungkan berbagai gagasan dalam satu materi.
Contoh:
/mindmap sistem tata surya untuk siswa kelas VI SD, tampilkan matahari sebagai pusat dan hubungan antarplanet, gunakan visual edukatif sederhana
Cocok untuk rangkuman materi dan melihat hubungan antarkonsep.
2. /anatomy — Bagian dan Fungsi Objek
Digunakan untuk menjelaskan bagian suatu objek lengkap dengan label dan fungsinya.
Contoh: sistem pencernaan manusia, struktur bunga, bagian tumbuhan, atau organ tubuh.
3. /worksheet — Membuat LKPD Visual
Kode ini dapat membantu membuat rancangan lembar kerja peserta didik (LKPD) yang lebih menarik.
Misalnya:
/worksheet perubahan wujud benda untuk kelas IV SD, sertakan petunjuk, ilustrasi, kolom jawaban, dan tiga aktivitas siswa
4. /timeline — Urutan Peristiwa Berdasarkan Waktu
Sangat berguna untuk sejarah, perkembangan teknologi, siklus kehidupan, maupun proses yang memiliki urutan waktu.
Contohnya, guru dapat membuat timeline Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dari beberapa peristiwa penting.
5. /diagram — Hubungan dan Proses
Gunakan ketika ingin menunjukkan hubungan antarunsur atau tahapan suatu proses.
Misalnya hubungan antara produsen → konsumen → pengurai dalam ekosistem.
6. /beforeafter — Sebelum dan Sesudah
Kode ini cocok untuk membandingkan kondisi sebelum dan sesudah suatu peristiwa.
Contohnya perubahan lingkungan sebelum dan sesudah reboisasi, atau kondisi suatu wilayah sebelum dan setelah bencana.
7. /handwritten — Gaya Tulisan Tangan
Ingin materi terlihat seperti catatan siswa?
Gunakan /handwritten untuk meminta AI membuat tampilan visual menyerupai catatan tulisan tangan, lengkap dengan highlight, coretan, atau elemen catatan belajar.
8. /layers — Struktur Berlapis
Sangat cocok untuk materi yang memiliki beberapa lapisan.
Contoh:
/layers lapisan atmosfer bumi untuk siswa kelas VII SMP, tampilkan troposfer, stratosfer, mesosfer, termosfer, dan eksosfer secara bertingkat
Format ini sangat efektif untuk materi IPA dan geografi.
9. /quizboard — Papan Kuis Visual
Gunakan untuk membuat media asesmen atau review berbentuk papan kuis.
Misalnya guru ingin membuat permainan visual tentang pecahan, sejarah, kosakata bahasa Inggris, atau sistem tata surya.
10. /visualize — Mengubah Konsep Abstrak Menjadi Visual
Ini berguna ketika materi sulit dibayangkan hanya melalui teks.
Misalnya konsep gravitasi, energi, gaya, demokrasi, atau rantai makanan dapat diminta untuk divisualisasikan secara konkret.
11. /explodedview — Membongkar Objek Menjadi Komponen
Kode ini cocok untuk menjelaskan struktur sebuah objek dengan memisahkan komponen-komponennya.
Contohnya sepeda, mesin sederhana, komputer, kamera, atau struktur alat tertentu.
12. /compare — Membandingkan Dua Konsep
Jika tujuan pembelajaran adalah mencari persamaan dan perbedaan, gunakan /compare.
Contoh:
/compare sel tumbuhan dan sel hewan untuk siswa kelas XI SMA, tampilkan persamaan, perbedaan, organel utama, dan fungsi masing-masing
13. /flowchart — Menampilkan Alur Sistematis
Gunakan untuk menjelaskan tahapan atau prosedur.
Misalnya proses fotosintesis, daur air, langkah penelitian ilmiah, prosedur eksperimen, hingga algoritma komputer.
14. /stickynotes — Rangkuman dalam Catatan Kecil
Materi panjang dapat dipecah menjadi beberapa catatan kecil.
Format ini cocok untuk membuat summary board atau bahan review sebelum ujian.
15. /x-ray — Melihat Bagian Internal
Gunakan untuk memvisualisasikan bagian dalam sebuah objek seolah-olah dapat dilihat melalui sinar-X.
Contohnya struktur internal jantung, bumi, mesin, atau organ tumbuhan.
16. /lessonboard — Papan Pembelajaran
Kode ini dapat digunakan untuk menggabungkan beberapa elemen sekaligus, seperti tujuan pembelajaran, konsep utama, contoh, dan aktivitas.
Dengan begitu, satu visual dapat berfungsi sebagai mini lesson board.
17. /blueprint — Rancangan Teknis
Cocok untuk materi teknologi, teknik, desain, arsitektur, maupun pembelajaran berbasis proyek.
Misalnya membuat visual rancangan rumah sederhana, jembatan, robot, atau sistem energi.
18. /infographic — Rangkuman Informasi
Gunakan ketika ingin menyajikan data, fakta, angka, ikon, dan poin penting dalam satu visual.
Format ini cocok untuk poster edukasi dan materi presentasi.
19. /cutaway — Melihat Bagian Luar dan Dalam
Berbeda dengan /x-ray, konsep cutaway dapat meminta AI menampilkan objek yang sebagian bagiannya “dipotong” sehingga bagian luar dan dalam terlihat secara bersamaan.
20. /thenversusnow — Dulu vs Sekarang
Gunakan untuk membandingkan perkembangan suatu objek atau kondisi dari masa lalu hingga masa kini.
Sangat cocok untuk sejarah, perkembangan teknologi, transportasi, komunikasi, pendidikan, dan kehidupan sosial.
🎯 Jangan Memilih Kode Hanya Karena Gambarnya Keren
Hal terpenting bukanlah kode mana yang menghasilkan visual paling menarik.
Sebagai guru, pilih format berdasarkan tujuan pembelajaran.
Siswa harus memahami tahapan proses → gunakan
/flowchartSiswa harus mengenali bagian dan fungsi → gunakan
/anatomySiswa harus membandingkan dua konsep → gunakan
/compareSiswa harus memahami perkembangan berdasarkan waktu → gunakan
/timelineSiswa harus memahami struktur berlapis → gunakan
/layersSiswa membutuhkan rangkuman → gunakan
/infographicatau/stickynotesSiswa perlu memahami konsep abstrak → gunakan
/visualize
Dengan demikian, AI bukan sekadar digunakan untuk membuat gambar yang “keren”, tetapi menjadi alat untuk mendukung strategi pembelajaran.
💡 Formula Prompt untuk Guru
Agar hasil AI lebih terarah, gunakan formula sederhana berikut:
/[kode] + [materi] + [jenjang siswa] + [tujuan pembelajaran] + [komponen yang harus ditampilkan] + [gaya visual]
Contohnya:
/layers lapisan atmosfer bumi untuk siswa kelas VII SMP, tujuan pembelajaran mengenali karakteristik setiap lapisan, tampilkan troposfer, stratosfer, mesosfer, termosfer, dan eksosfer secara bertingkat, sertakan karakteristik utama setiap lapisan, gunakan ilustrasi edukatif sederhana dan mudah dipahami siswa
Perhatikan bahwa prompt tersebut tidak hanya mengatakan “buat gambar lapisan atmosfer”.
Kita memberikan AI konteks mengenai materi, target siswa, tujuan, isi visual, dan gaya penyajian.
Semakin jelas konteks yang diberikan, semakin mudah AI memahami kebutuhan kita.
🚀 Cara Mempraktikkannya
Jangan hanya membaca daftar kode di atas. Silakan buka sambil praktik, kemudian copy salah satu pola prompt dan modifikasi sesuai mata pelajaran yang Anda ajarkan.
Misalnya guru IPA dapat menggunakan /anatomy untuk organ tubuh. Guru IPS dapat menggunakan /timeline untuk sejarah. Guru Matematika dapat menggunakan /compare untuk membandingkan konsep, sedangkan guru Bahasa dapat menggunakan /worksheet untuk latihan pemahaman bacaan.
Materi yang sama juga bisa dibuat dalam beberapa format berbeda. Satu topik dapat menjadi mind map, infographic, worksheet, quizboard, atau lesson board, tergantung tujuan pembelajarannya.
💎 Kesimpulan
20 kode di atas pada dasarnya adalah cara sederhana untuk mengarahkan AI agar menghasilkan format visual tertentu. Kode tersebut bukan command resmi universal, sehingga jangan khawatir jika suatu platform AI tidak secara khusus “mengenali” kode tersebut. Yang paling penting adalah instruksi setelah kode tetap jelas dan lengkap.
Jadikan kode-kode ini sebagai titik awal untuk bereksperimen.
Guru tidak perlu menjadi desainer profesional untuk mulai membuat materi visual dengan AI. Dengan prompt yang terstruktur, ide pembelajaran yang biasanya hanya berupa teks dapat diubah menjadi visual yang lebih mudah dipahami, menarik, dan relevan dengan kebutuhan siswa.
🚀 Opsional — Tool AI Premium
Jika membutuhkan alternatif paket pihak ketiga untuk mengakses berbagai tools AI, termasuk penawaran akses ChatGPT Plus dan puluhan aplikasi premium lainnya, Anda dapat melihat informasi layanan yang tersedia pada halaman penyedia.
Sebelum berlangganan, cek terlebih dahulu detail layanan, daftar aplikasi yang termasuk, ketentuan penggunaan, masa berlaku, serta paket yang tersedia agar sesuai dengan kebutuhan Anda.
Kalau artikel ini bermanfaat, jangan lupa bagikan kepada sesama guru yang ingin membuat materi pembelajaran visual dengan bantuan AI. 🔥
Dan yang paling penting: jangan berhenti di prompt—langsung praktikkan!