"Belajar Bikin Gambar AI dari NOL! GABUNG SEKARANG!

Tips dan Trik Membuat E-Book Interaktif Sebagai Bahan Ajar Sekolah Digital

Buku digital atau buku elektronik, disingkat e-book adalah bentuk digital dari buku cetak.
Tips dan Trik Membuat E-Book Interaktif Sebagai Bahan Ajar Digital
BAHYUDINNOR.COM - Buku digital atau buku elektronik, disingkat e-book adalah bentuk digital dari buku cetak. Buku cetak pada umumnya terdiri atas setumpuk kertas dijilid yang berisi teks atau teks dan atau gambar, maka buku elektronik berisikan informasi digital yang dapat berisi teks, gambar, audio, video, yang dapat dibaca di komputer, laptop, tablet, atau smartphone.

a. Fungsi
- Sebagai salah satu alternatif media belajar
Buku digital    dapat    memuat    konten    multimedia di dalamnya sehingga    dapat menyajikan bahan ajar yang lebih menarik dan membuat pembelajaran jadi lebih menyenangkan.

- Sebagai media berbagi informasi.
Buku digital dapat disebarluaskan secara lebih mudah, baik melalui media seperti website, kelas  maya, email dan  media  digital  lainnya.  Seseorang  dengan  mudah  dapat  menjadi pengarang serta penerbit dari buku yang dibuatnya sendiri.

b. Tujuan
Ada beberapa tujuan pengembangan buku digital:
πŸ“•Memberikan  kesempatan  bagi  pembuat  konten  untuk  lebih  mudah  berbagi  informasi, dengan cara yang lebih menarik dan interaktif.
Dengan membuat konten dalam bentuk digital, pengarang tidak perlu mendatangi penerbit untuk menerbitkan bukunya. Ia cukup berkunjung ke salah satu laman toko buku daring dan mendistribusikan bukunya secara mandiri.

Baca Juga:

πŸ“•Melindungi informasi yang disampaikan
Berbeda dengan buku fisik yang dapat rusak, basah, ataupun hilang, buku digital yang berupa data di komputer terlindungi dari masalah-masalah tersebut. Andaikata data tersebut hilang, pengguna dapat dengan mudah mencari penggantinya baik dari internet maupun meminta kembali pada pembuat buku.

πŸ“•Mempermudah proses memahami materi ajar
Dalam buku digital, Guru dapat memberikan catatan tertentu pada materi, mencari kata atau kalimat tertentu dalam materi, menampilkan file multimedia yang dapat diputar untuk memperkaya konten buku. Hal tersebut sangat  membantu siswa memahami materi ajar dengan lebih baik dan lebih cepat. 

c. Jenis Format Buku Digital
πŸ“•AZW – Amazon  World. Sebuah  format proprietary Amazon,   yang  menyerupai  format MOBI kadang-kadang tanpa menyertakan Digital Rights Management (DRM). DRM pada format ini dikhususkan untuk Kindle Amazon.

πŸ“•EPUB – Electronic  Publication. Format  terbuka  didefinisikan  oleh Forum  Open  digital bookdari International  Digital  Publishing  Forum (idpf).  EPUB  mengacu  kepada  standar XHTML dan XML. Ini adalah standar yang sedang berkembang. Spesifikasi untuk EPUB dapat ditemukan di situs web IDPF, Adobe, Barnes & Noble, dan Apple, masing-masing memiliki DRM mereka sendiri. Format tersebut tidak kompatibel antara satu dengan yang lainnya. Saat ini sudah ada versi terbaru yaitu ePub 3, tetapi belum digunakan secara luas.

πŸ“•KF8 -Format Kindle Fire dari Amazon. Hal ini pada dasarnya sama dengan prinsip ePub yang   disusun   dalam   pembungkus Palm   File   Database (PDB)   dengan Digital   Right Management (DRM) milik Amazon.

πŸ“•MOBI –  Format  MobiPocket,  ditampilkan  menggunakan  perangkat  lunak  membaca sendiri. MobiPocket tersedia pada hampir semua PDA dan Smartphone. Aplikasi Mobipocket pada PC Windows dapat mengkonversi Chm, doc, Html, OCF, Pdf, Rtf, dan Txt file ke format ini. Kindle menampilkan format mobipocket juga.

πŸ“•PDB - Palm  File  Database.  Dapat  menyertakan  beberapa  format  buku  digital  yang berbeda, yang ditujukan untuk perangkat berbasiskan sistem operasi Palm. Pada umumnya digunakan untuk buku digital berformat PalmDOC (AportisDoc) dan format eReader juga.

πŸ“•PDF - Portable  Document  Format yang  diciptakan  oleh  Adobe  untuk  produk  Acrobat mereka. Format ini secara tidak langsung merupakan format yang digunakan untuk pertukaran dokumen.     Dukungan     perangkat     lunak     untuk     format     ini     hampir     mencakupi semuaplatform komputer  dan  perangkat  genggam.  Beberapa  perangkat  memiliki  masalah dengan PDF karena kebanyakan konten yang tersedia akan ditampilkan baik untuk format A4 atau surat, yang keduanya tidak mudah dibaca ketika diperkecil sesuai layar kecil. Beberapa aplikasi pembaca buku digital dapat menyusun ulang tampilan beberapa dokumen PDF, termasuk Sony PRS505, untuk mengakomodasi layar kecil.

πŸ“•PRC - Palm  Resource  File,  Sering  menyertakan  alat  baca  Mobipocket  tetapi  kadang- kadang menyertakan eReader atau alat baca AportisDoc.

πŸ“•HTML - Hyper Text Markup Language adalah tulang punggung dari World Wide Web. Banyak  teks  yang  didistribusikan  dalam  format  ini.  Selain  itu,  beberapa  pembaca e- bookmendukung Cascading  Style  Sheets (CSS)  yang  pada  dasarnya  gaya  utama  panduan untuk halaman HTML. 

πŸ“•CHM - Compressed HTML, sering digunakan untuk file bantuan Windows. Hal ini telah menjadi sangat populer untuk distribusi teks dan bahan pendukung lainnya melalui Web.

πŸ“•XHTML - versi khusus dari HTML dirancang agar sesuai dengan aturan konstruksi XML. Ini adalah format standar untuk data epub.

πŸ“•XML -  tujuan  umum markup  language untuk  pertukaran  data.  Dalam  konteks digital bookumumnya terbatas pada XHTML dan RSS feed meskipun beberapa format lain yang telah ditetapkan.

d. Inilah semua yang harus anda persiapkan:
  1. Bahan yang siap dijadikan Ebook.
  2. Microsoft Powerpoint/Word (PC), Pages (Mac), Google Slide/Docs (Web), atau software pembuat dokumen lainnya. Wajib, karena kita akan menulis di sini.
  3. Evernote atau OneNote. Tidak wajib, bisa digunakan untuk membuat kerangka isi ebook dan mencatat hal-hal yang anda rasa penting. Keduanya gratis.
  4. Adobe Acrobat. Tidak wajib, digunakan untuk mengecilkan ukuran PDF. Untuk panduan ini, saya akan menggunakan Microsoft Word.

E. Tahapan Pembuatan E-Book

Tahap 1: Membuat kerangka isi ebook
Ebook itu isinya lebih tebal daripada sekedar artikel. Biasanya ribuan kata, bahkan bisa sampai sepuluh ribu kalau topiknya dalam. Kalau anda belum pernah menulis panjang, bakal bingung.

Bisa jadi urutannya terbalik, bingung setelah ini membahas apa, atau malah setelah hampir selesai anda merasa semuanya perlu ditulis ulang.

Untuk itulah kita butuh kerangka ini.

Tidak sulit bayangkan seperti daftar isi yang biasanya anda lihat di buku.

Isinya berupa topik-topik yang dibahas di dalam ebook anda, beserta subtopiknya untuk masing- masing topik. 
Sebagai contoh, ini kerangka yang saya buat:

Gambar di atas adalah kerangka isi dari seri panduan yang sedang anda baca sekarang ini.

Tahap 2: Mengatur layout dan tipografi di Microsoft Word
Sewaktu di sekolah sampai kuliah, kita biasanya hanya menggunakan desain standar dari Word. Sekarang tidak bisa seperti itu.

Kita ingin supaya ebook yang kita buat berbeda dan lebih indah daripada yang lain. Karena itu, ada beberapa yang perlu kita atur di awal.

Beberapa prinsip dasar mengenai tipografi:
  1. Gunakan ukuran font yang lebih besar daripada standarnya, supaya lebih mudah dibaca (18-22pt untuk paragraf biasa)
  2. Jangan gunakan font yang terlalu umum seperti Times New Roman, Verdana, Tahoma, atau Arial 
  3. Gunakan maksimal 3 jenis font, untuk judul/subjudul, paragraf, dan keperluan khusus lainnya
  4. Gunakan  maksimal  3 warna,  untuk  judul/subjudul,  paragraf  (biasanya  putih  dan/atau hitam), dan hyperlink
  5. Jika menggunakan Microsoft Wordk gunakanlah formatting style yang ada di Word, Pages, atau Google Docs
Ini beberapa website yang bermanfaat seputar font:
Tahap 3: Menulis isi ebook

Ini tahapan utamanya.

Menulis isi ebook biasanya memakan waktu paling lama dibanding tahapan lain, kecuali kalau PDF anda cuma 1-2 lembar.

Kalau ebook anda isinya panjang, permasalahan terbesarnya adalah bagaimana supaya pembaca tidak bosan di tengah jalan.

Ini beberapa tip:πŸ“Œ✍
  1. Gunakan subjudul (header 2 & 3) supaya paragraf tidak bertumpuk-tumpuk
  2. Gunakan  list  untuk  menjelaskan  lebih  dari  satu  poin,  seperti  yang  sedang  anda  baca sekarang ini
  3. Hindari paragraf yang terlalu panjang
  4. Gunakan  gambar  yang  bisa  membantu  penjelasan.  Ini  wajib.  Tulisan  panjang  tanpa gambar pasti membosankan.
Gunakan kreativitas di sini, lihat beberapa contoh ebook yang menurut anda bagus. Lalu tiru caranya.

Tahap 4: Membuat halaman sampul

Tanpa sampul, bukan buku namanya…ya nggak?

Maka dari itu halaman ini wajib ada supaya dokumen anda resmi jadi sebuah buku. Ada 3 alternatif cara membuat sampul.
  1. Pertama, desain langsung di dalam Microsoft Powerpoint/Word. Untuk desain sampul yang sederhana, cara ini lebih mudah. 
  2. Kedua,  kalau  lebih  rumit,  anda  bisa  buat  desain  di  Photoshop.  Kemudian  gambarnya dimasukkan ke Word anda.
  3. Ketiga, bayar orang lain untuk mendesain sampul.
Ini beberapa contoh sampul ebook untuk inspirasi. Kalau anda butuh gambar atau icon, cari di sini:
• StockSnap.io
• Pixabay
• IconFinder
• Freepik
• Vecteezy

Setelah  tahap  ini  selesai,  anda  bisa  menyimpan file  dokumen  anda  menjadi  PDF.  Sewaktu menyimpan ke format PDF, pilih menu ini:

Sampai di tahap ini, ebook anda sudah selesai dibuat…

…masih ada 1 tahap lagi:

Tahap 6: Membuat mock-up buku dan Konversi ke HTML5/Aplikasi
Tahapan ini tidak wajib, tapi ebook anda akan jadi lebih menarik kalau anda membuat mock-up dan selanjutnya ubah kedalam format HTML5 atau bentuk format lainnya.

Bagaimana car Mengubahnya, anda bisa simak panduannya disini.



Baca Juga
Selanjutnya kalian mau dibuatkan artikel tentang apa? Tulis dikolom komentar ya!!!

Posting Komentar